Home puisi Puisi Renungan Semangat Hidup – Itu Kesalahan

Puisi Renungan Semangat Hidup – Itu Kesalahan

10
0
INIRUMAHPINTAR – Pernah kau merasa tidak bahagia? Saya yakin pernah. Untuk itu, INIRUMAHPINTAR ingin mengajak kalian untuk merenungi kata-kata di bawah ini. Siapa tau, ada ocehan-ocehan yang sempurna kena dengan kehidupanmu. Yah, bukan untuk menyinggung atau mendesakmu berubah. Tapi, silahkan baca saja goresan pena ini gak terang tapi bermakna ini. Semoga engkau mengerti dan mau meluangkan waktu untuk membacanya. Siapa tau menjadi awal dirimu menjadi lebih baik dari sebelumnya. Yuk, inilah persembahan INIRUMAHPINTAR.

Puisi Renungan Semangat Hidup – ITU KESALAHAN

Karya: AY Ryuki

Hey kamu,
Jika kau pernah tersakiti kemudian kau frustasi dan tidak mau berdiri lagi. Itu kesalahan.
Jika kau pernah dikhianati, apalagi oleh mitra sendiri, kemudian kau berlarut-larut dalam amarah, lupa diri, dan kehilangan kendali untuk memikirkan masa depanmu lagi.
Itu kesalahan.
Jika kau gagal dan terus gagal dalam meraih impianmu dikala ini, kemudian kau berhenti mengejarnya, berhenti belajar, dan berhenti memantaskan dirimu lebih baik semoga impianmu pantas bersamamu. Itu kesalahan.
Jika kau merasa kehilangan seseorang yang kau kasihi, entah diselingkuhi atau beliau meninggalkan kau tanpa pesan, kemudian kau justru menyalahkan diri sendiri, tidak mau makan dan minum, menyiksa dirimu, dan bahkan kau berniat bunuh diri dengan segala macam cara. Itu kesalahan.
Jika kau ingin internetan, mengakses instagram atau menonton video favoritmu di YouTube, tapi kau tidak punya kuota, kemudian kau mencari cara membobol wifi tetanggamu, atau selalu nebeng berhari-hari pada hotspot sahabat sebangkumu tanpa berusaha mencari rejeki untuk beli kuotamu sendiri. Itu kesalahan.
Jika kau tidak punya uang, padahal kebutuhanmu kian banyak, kemudian kau lebih menentukan menumpuk utang, gali lobang tutup lobang, tanpa pernah berjuang lebih ulet untuk membayar utangmu segera, sehingga hidupmu terbebani utang, dan bahkan tidurmu dihiasi dengan mimpi perihal utang. Itu kesalahan. 
Jika kau sudah punya kehidupan yang layak, kemudian kau merasa lebih baik dari teman-temanmu sehingga mereka kau hinakan, ceritakan keburukannya, sehingga rasa besar hati dan kesombongan telah membuatmu lupa bahwa itu semua hanya titipan dari Tuhan. Itu kesalahan.
Jika kau seorang jomblo yang memimpikan jodoh terbaik, kemudian kau tetap saja malas-malasan, kerjanya main game, tidur, makan, sembari buka instagram sambil ketawa ketiwi hahaha hihihi, atau sesekali ikutan menangis menonton kisah murung YouTuber favoritmu, sampai-sampai begadang, bangun kesiangan, lupa sembahyang. Itu kesalahan. 
Jika kau sudah menikah, memimpikan keluarga bahagia, tapi kau tiba-tiba berubah, menghianati kesetiaan pasangan dan berpaling menyayangi orang lain hingga mengorbankan masa depan buah hatimu. Itu kesalahan.
Jika kau seorang wanita, kemudian kau menjual dan menilai kehormatanmu hanya dengan 80 juta, atau bahkan menggadaikannya gratis demi orang yang kau sayangi, padahal beliau belum menjadi suamimu, dan kau terus menikmatinya hingga lupa bahwa itu dosa dan mengundang murka Allah. Itu kesalahan.
Jika kau seorang lelaki, kemudian kau tak berhenti menembakkan panah asmara berupa cinta palsu kepada wanitamu, akal-akalan menyayangi tapi sebenarnya memperturutkan nafsu dan hanya ingin mengambil untung hingga merenggut kehormatannya sebelum kau nikahi. Itu kesalahan.
Jika kau seorang pelajar atau mahasiswa, yang mengimpikan impian terbaik, tapi kau malas belajar, hanya mengandalkan contekan dari teman, atau copy paste dari om Google dan tante Yahoo, hingga karyamu tak ada sama sekali, hidupmu hanya plagiat, dan otakmu tak digunakan berpikir untuk menghasilkan karya sendiri. Itu kesalahan.
Jika kau seorang gamer, tapi kau bermain curang dengan menentukan menjadi cheater, kemudian kau bermimpi menjadi top global tanpa perjuangan murni dari skillmu sendiri sehingga kau merugikan banyak orang dan menyakiti perasaan gamer-gamer yang lain, padahal mereka hanyalah insan biasa, biasanya jomblo dan ingin mencari hiburan di kala kesepian. Itu kesalahan. 
Jika kau telah menonton video ini di YouTube, dan kau telah mendengarkan ocehan tak terang tapi bermakna ini, kemudian kau tinggalkan tanpa sedikitpun niat untuk menawarkan like, komen positif, share, dan subscribe, padahal itu tidak bayar alias gratis 1000%. Itu bukan kesalahan. Tapi itu Kebangetan.
Jadi, ingatlah, kendalikan saja dirimu, bagaimanapun hidupmu kini, apapun yang kau miliki, syukurilah, nikmatilah, setiap orang punya waktunya, dan waktu yang sempurna itu dariNya. Yang terpenting jangan pernah berhenti memantaskan diri dan berdoa. Mungkin saja hari ini dirimu berpeluh keringat dan air mata, siapa tau esok hari dirimu bermandikan senang dan tawa orang-orang yang mencintaimu, 
Salam dari AY Ryuki dalam INIRUMAHPINTAR 

BACA JUGA !
Puisi Kebangsaan - Aku, Hidupku, Dan Mimpiku Untuk Indonesia